HTML,BODY{cursor: url("http://downloads.totallyfreecursors.com/thumbnails/guitarmulti.gif"), auto;}
Tak peduli seburuk apapun masa lalumu, cintai dirimu. Hari ini kamu bisa memulai yg baru. Beri yg terbaik tuk masa depanmu.

Kamis, 17 Mei 2012

PROSES KEHAMILAN


NAMA             : TINI PURWATI
KELAS                        ; II B
NPM                : 011.02.0738

PROSES KEHAMILAH
Defini Kehamilan adalah suatu keadaan dimana janin dikandung di dalam tubuh sebelumnya di awali dengan prose pembuahan dan akan diakhiri dengan proses persalinan.
PEMBUAHAN
Pembuahan (konsepsi) adalah merupakan awal dari kehamilan, dimana satu sel telur dibuahi oleh satu sperma. Ovulasi (pelepasan sel telur adalah merupakan bagian dari siklus menstruasi normal yang terjadi 14 hari sebelum menstruasi. Sel telur yang dilepaskan bergerak ke ujung tuba fallopi (saluran telur) yang berbentuk corong, yang merupakan tempat terjadinya pembuahan. Jika tidak terjadi pembuahan sle telur akan mengalami kemunduan (degenerasi) dan dikeluarkan melalui vagina bersamaan dengan darah menstruasi. Jika terjadi pembuahan maka sel telur yang dibuahi oleh sperma ini akan mengalami serangkaian pembelahan dan tumbuh menjadi embrio (bakal janin). Jika pada ovulasi dilepsakan lebih dari 1 sel telur dan kemudian diikuti dengan pembuahan maka akan terjadi kehamilan ganda, biasanya kembar 2. Kasus seperti ini merupakan kembar fraternal. Kembar identik terjadi jika pada awal pembelahan sel telur yang telah dibuahi membelah menjadi 2 sel yang terpisah atau dengan kat lain kembar identik bersal dari satu sel telur. Pada saat ovulasi, lapisan lender dalam serviks menjadi lebih cair sehingga sperma mudah masuk dan menembus ke dalam rahim, sperma bergerak dari vagina sampai ke ujung tuba fallopi yang berbentuk corong selama 5 menit. Sel yang melapisi tuba fallopi mempermudah terjadinya pembuahan da pembentukan zigot (sel telur yg telah dibuahi).
IMPLANTASI DAN PERKEMBANGAN PLASENTA
Implantasi adalah penempelan blastosis ke dinding rahim, yaitu pada tempatnya tertanam. Balstosis biasanya tertanam didekat puncak rahim pada bagian depan maupun dinding belakang. Dinding blastosis memiliki ketebalan 1 lapis sel, kecuali pada daerah tertentu terdiri dari 3-4 lapis sel. Sel-sel dibagian dalam pada dinding blastosis yang tebal akan menjadi embrio, sedangan sel-sel dibagian luar akan tertanam pada dinding rahim dan membentuk plasenta (ari-ari).
PLASENTA
Plasenta menghasilkan hormone untuk membantu memelihara kehamilan dan memungkinkan perputaran oksigen, zat gizi serta limbah antara ibu dan janin. Implantasi mulai terjadi pada hari ke 5-8 setelah pembuahan dan selesai pada hari ke 9-10. Dinding blastosis merupakan lapisan luar dari selaput yang membungkus embrio (korion). Lapisan dalam (amnion) mulai dibuat pada hari ke 10-12 dan membentuk kantung amnion. Kantong amnion berisi cairan jernih dan akan mengembang untuk mebungkus embrio yang sedang tumbuh, yang mengapung di dalamnya. Tonjolan kecil (vili) dari plasenta yang sednag tumbuh, memanjang ke dalam dinding rahim dan membentuk percabangan seperti susunan pohon. Susunan ini menyebabkan penambahan luas antara kontak ibu dan plasenta, sehingga zat gizi dari ibu lebih banyak yang sampai ke janin dan limbah lebih banyak dibuang dari janin ke ibu. Pembentukan plasenta yg sempurna biasanya selesai pada minggu ke 18-20, tetapi plasenta akan terus tumbuh selama kehamilan dan pada saat persalinan beratnya mencapai 500 gram.
PERKEMBANGAN EMBRIO
Embrio pertama kali dapat dikenali didalam blastosis sekitar 10 hari setelah pembuahan. Kemudian mulai terjadi pembentukan daerah yang akan menjadi otak dan medulla spinalis, sedangkan jantung dan pembuluh darah dan pembuluh darah mulai dibentuk pada hari ke 16-17. Jantung mulai memompa cairan melalui pembuluh darah pada hari ke 20 dan hari barikutnya muncul sel darah merah yang pertama, selanjutnya pembuluh darah terus berkembang di seluruh embrio dan plasenta. Organ-organ terbentuk sempurna pada usia kehamilan 12 minggu (10 minggu setelah pembuahan) kecuali otak dan medulla spinalis yang terus mengalami pematangan selama kehamilan. Kelainan pembentukan organ (malformasi) paling banyak terjadi pada trimester 1, yang merupakan masa-masa pembentukan organ dimana embrio sangat rentan terhadap efek obat-obatan atau virus. Karena itu seorang wanita hamil sebaiknya tidak menjalani imunisasi atau tidak mengkonsumsi obat-obatan pada trimester 1 kecuali sangat penting untuk melindungi kesehatannya. Pemberian obat-obatan yang diketahui dapat menyebabkan malfarmasi harus dihindari. Pada awalnya embrio terjadi dibawah lapisan rahim pada salah satu sisi rongga rahim, tetapi pada minggu ke 12, janin (istilah yang digunakan setelah usia kehamilan mencapai 8 minggu) telah mengalami pertumbuhsn yg pesat sehingga lapisan pada kedua sisi rahim bertemu (karena janin telah memenuhi seluruh rahim)
Minggu ke 6 dengan melakukan pemeriksaan ultrasound kita akan melihat janin sudah membentuk kepala dan badan. Getaran jantung juga sudah dapat diperiksa. Minggu ke 8 terjadi pembentukan lubang hidung, bibir, mulut serta lidah. Mata terlihat dibawah membrane kulit yang tipis. Pada masa ini terbentuk juga tangan dan longlegs walau tidak begitu jelas.
Minggu ke 12 bayi membesar dengan cepat dan wajahnya semakin jelas. Jari tangan dan longlegs mulai terbentuk termasuk telinga dan kelopak mata.
Minggu ke 20 panjang janin mencapai kisaran 14-16 cm dengan berat260 gram. Kulit yang menutupi tubuh janin mulai bisa dibedakan menjadi 2 lapisan, yakni lapisan epidermis yg terletak dipermukaan dan lapisan dermis yg merupakan bagian dalam. Epidermis selanjutnya akan membentuk pola-pola tertentu pada ujung jari, telapak tangan maupun telapak kaki. Sedangkan lapisan dermis mengandung pembuluh-pembuluh darah kecil, saraf dan sejumlah besar lemak. Seiring erkembangan nya yang pesat , kebutuhan darah janin pun meningkat tajam. Agar anemia tak mengancam kehamilan ibu harum mencukupi kebutuhannya akan asupan zat besi, baik lewat konsumsi makanan bergizi seimbang maupun supleme yang dianjurkan dokter,
Minggu ke 32 alveoli yang sesungguhnya atau sel kantong udara mulai berkembang dalam paru-paru. Minggu 40 janin memulai tanda-tanda kelahiran dengan mengeluarkan sejumlah besar hormone yg disebut estrogen dan kemudian melalui masa peralihan dari janin menjadi bayi baru lahir. Kelahiran ditandai dengan kontraksi kuat pada rahim yg menakibatkan kelahiran anak.





GAMBAR SPERMATOGENESIS DAN OOGENESIS

ALUR PROSES KEHAMILAN
OVUM
SPERMA
 


BLASTULAAASSAA
ZIGOT
EMBRIO
MORULA
                                                                        







JANIN
 







DATA HASIL WAWANCARA DENGAN IBU HAMIL MENGENAI KELUHAN  ATAU PERUBAHAN YANG DIRASAKAN PADA MASA KEHAMILAN
Nama BUMIL  : Ibu “Y”
ALamat           : Batu Dawe
Umur               : 25 tahun
Pekerjaan        : Mahasiswa
Agama            : Islam
Suku                : Sasak
UK                   : 8 bulan
TRIMESTER 1 IBU HAMIL MENGATAKAN:
·         Pada awal kehamilan sering mual dan muntah
·         Agak sering buang air kecil
·         Terasa nyeri pada payudara
·         Terkadang sembelit
·         Memasuki bulan ke 3 mual berkurang
·         Nafsu makan meningkat
TRIMESTER 2 IBU HAMIL MENGATAKAN:
·         Munculnya garis gelap yang memanjang muali dari kelamin sampai pusat
·         Payudara mulai membesar dan daerah putting susu lebih gelap
·         Mudah lelah, sakit punggung, pegal- pegal.
TRIMESTER 3 IBU HAMIL MENGATAKAN:
·         Nafas menjadi pendek saat melakukan aktivitas yang berat
·         Merasakan gerah dan mudah berkeringat
·         Sering buang air kecil
·         Mudah capek dan lelah
·         Bayi semakin aktif bergerak
·         Terkadang mengalami kontraksi meskipun perut tidak sakit tapi perut terasa kaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar